Kabel Tegangan Tinggi Ancam Keselamatan Warga di Dusun 1 Desa Silinda Diduga PT. PLN Cabang Galang Abaikan Laporan Warga 

Kriminal248 Dilihat

Sergai (Sumut)-Rakyatmerdekari.co.id

Diduga Tutup Mata PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) dalam perawatan sarana dan prasarananya patut dipertanyakan,

bagaimana tidak, sudah bertahun tahun pihak PLN setempat membiarkan kondisi kabel aktif menjuntai, jatuh dan melintang di jalan Dusun I Desa Silinda Kecamatan Silinda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Sabtu (30/05/26)

 

Atas laporan warga yang kami terima dugaan pembiaran pihak PT.PLN (Pesero) Unit Layanan Pelanggan (UPL) tersebut kami tanggapi dan terjun kelokasi dan benar adanya kabel PLN yang sebelumnya sudah awak media pantau langsung tepatnya pada tanggal 23 April 2025 serta konfirmasi via WhatsApp ke Dwin Anggi Ginting selaku kepala desa.

 

Sebatas mana sepengetahuan pemerintah desa (Pemdes) terkait kabel yang jatuh dan melintang di dusun I. Hal Ini sudah kami ketahui dan sudah kami laporkan ke pihak PLN dan mereka bilang sabar’ ujar Kades dalam penjelasannya.

 

Namun Ironisnya pada tanggal 27 mei 2026 awak media kembali meninjau untuk yang kedua kalinya, kabel yang menjulang dan jatuh ketanah itu masih sama seperti hasil pantauan sebelumnya di mana kabel yang bertegangan tinggi masih berserak di jalan hal Itu sudah lama dibiarkan.

 

Salah satu warga mengungkapkan” kami takut akan terjadi hal hal yang tidak di inginkan karna jelas kabel itu melintang makanya kami sangga pake kayu sampek kayunya pun tumbuh.

Kabel yang menjuntai serta di ikat disalah satu pohon karet itu, kami berharap ada perbaikan yang layak sebagai mana mestinya dan kami juga berharap agar tiang yang masih terbuat dari kayu itu diganti dan ditambah pada jalur jalan agar dapat dipasang lampu untuk penerangan jalan.

 

Kami tinggal dikampung yang sekelilingnya perkebunan kalu malam gelap kali jadi butuh penerangan (lampu jalan).Tiang yang terbuat dari kayu itupun pernah lapuk kemudian dipotong dan ditanam lagi. Belum berapa lama ini pernah mati lampu karna kabelnya konslet.

Pemerintah dan terkhusus PT. PLN harusnya lebih peka cepat tanggap dalam menerima dan menyelesaikan masalah dalam kasus seperti ini karna ini menyangkut keselamatan warga.

Apa menunggu ada korban baru perusahaan PLN memperbaikinya”

tutup warga tersebut.

 

Awak media mengkonfirmasi kembali Kades Dwin Anggi Ginting via WhatsApp dan memberikan jawabannya” Iya klu itu dipihak PLN sudah kita sampaikan cuman mengenai alokasinya pihak PLN yang tau jawabnya singkat. (Red)

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *