
Sumatra Utara (Langkat)-Rakyat merdekari.co.id
Seharunya menjadi Kebanggaan Masyarakat dengan adanya Perbaikan jalan di desa Mereka, namun hal tersebut sepertinya hanya menjadi Harapan belaka, kena apa yang di inginkan berbeda dengan yang yang ditunggu-tunggu. Sabtu (14/03/26)
Salah satu warga Suka Maju kepada Wartawan mengungkapkan” Proyek Pekerjaan pengerasan di jalan dusun 8 Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat di duga dalam pengerjaannya dengan Asal Jadi yang sangat menyakiti hati masyarakat setempat adalah Proyek Pengerasan Jalan hanya cuma agar bisa mengeluarkan uang negara saja.
Dan untuk pelaksanaan Proyek hanya sekedar saja, asal sudah nampak sudah terlaksana, Hal seperti ini yang telah sengaja Merugikan keuangan Negara dengan menggelontorkan melalui dana APBD tahun 2025 kabupaten Langkat.
Proyek Pengerasan Jalan dengan nilai pagu Anggaran sebesar Rp.197.956.000 yang di kerjakan oleh CV Kurnia indoraya patut untuk di lakukan Pemeriksaan ulang dan jika terbukti telah merugikan Negara, Harus diberikan tindakan tegas yang telah di atur dalam Negara Indonesia ini” Tutup salah satu warga.
DPD LANGKAT LSM GMAS di alam hal ini, Ketua Bung Donny dan Sekertaris Bung Hasan Lubis mengungkapkan” Kami sangat menyoroti pekerjaan yang terkesan asal jadi dan dugaan ada Mark Up dalam proyek tersebut serta hal ini adalah suatu bentuk pembodohan untuk masyarakat.
Saat ini warga Desa Suka Maju meminta kepada DPD LANGKAT LSM GMAS untuk Menyurati dengan laporkan atas temuan dan masalah proyek Pengerasan Jalan ke penegak hukum dan instansi yang terkait dengan Perencanaan pekerjaan ini dan Bupati Langkat yang bertanggungjawab dalam pengelolaan anggaran di kabupaten yang dipimpinnya.

Masyarakat di desa tersebut menginginkan Jalannya di Hotmix, bukan hanya sekedar Pengerasan yang cuma untuk menyenangkan masyarakat dengan harapan setelah ini, kedepannya jika anggaran mencukupi akan di Hotmix, itu hanya janji- janji manis.
Contohnya Pekerjaan pengerasan jalan ini, batu krikil yang hanya beberapa Truk saja di perkirakan tidak sampai puluhan yang di serak ke jalan. Kalau dengan Pagu Anggaran yang sebesar itu sudah bisa untuk buat pengaspalan dengan Panjang 500 meter” ujar Bung Hasan Lubis.
(Red)





