Kematian Andi Setiawan di Metro Utara Sisakan Tanda Tanya, Keluarga Minta Penyelidikan Ulang

Kriminal142 Dilihat

 

METRO, LAMPUNG Kematian Andi Setiawan (24), warga Desa Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, hingga kini masih menyisakan tanda tanya bagi pihak keluarga.

 

Korban yang sehari-hari bekerja di Desa Simbar Waringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, dikenal sebagai pribadi ramah, pendiam, dan mudah bergaul. Hal itu disampaikan sejumlah rekan kerja serta teman korban saat dimintai keterangan oleh tim media.

 

Bagi keluarga, almarhum juga dikenal sebagai salah satu tulang punggung keluarga. Kedua orang tuanya yang telah lanjut usia mengaku sangat kehilangan atas kepergian Andi secara mendadak.

 

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Andi sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarga dan kerabat di Desa Simbar Waringin. Sehari setelah dinyatakan hilang, keluarga mengetahui adanya informasi viral di media sosial terkait penemuan mayat laki-laki di wilayah Bedeng 28 C, Metro Utara.

 

Setelah dilakukan pengecekan, mayat tersebut diketahui merupakan Andi Setiawan. Korban ditemukan di saluran irigasi wilayah Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian.

 

Menurut keterangan awal pihak kepolisian, hasil visum dari rumah sakit menyebut korban meninggal dunia karena tenggelam.

 

Namun demikian, pihak keluarga mengaku masih menyimpan sejumlah pertanyaan atas kondisi korban saat ditemukan. Keluarga menilai terdapat lebam pada bagian kepala serta pembengkakan pada area mata yang menurut mereka perlu dijelaskan lebih lanjut.

 

Tim media juga meminta tanggapan warga sekitar lokasi penemuan. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, di wilayah Bedeng 28 C memang pernah ditemukan korban tenggelam, namun kondisi jenazah Andi dinilai berbeda.

 

“Kalau yang ini beda, korban ditemukan tanpa pakaian dan ada bekas seperti lebam,” ujar warga tersebut.

 

Karena masih adanya keraguan, pada 26 Maret 2026, pihak keluarga mendatangi Polsek Metro Utara dan bertemu dengan AKP Eko Nugroho, SH, guna meminta dilakukan penyelidikan ulang atas kematian Andi Setiawan.

 

Menurut keluarga, sejumlah saksi disebut telah dimintai keterangan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lanjutan terkait hasil pendalaman perkara tersebut.

 

Aan Sagita, kakak korban, menyatakan keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara terang dan objektif agar almarhum mendapatkan keadilan.

 

“Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan atas kematian adik kami,” ujarnya.

 

Publik pun berharap pihak Polres Metro, Polda Lampung, hingga instansi terkait dapat menangani perkara ini secara profesional dan transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

 

Tembusan:

Kapolres Metro

Kapolda Lampung

Kabareskrim Polri

Kapolri

Komisi III DPR RI

Hotman Paris Hutapea

Komnas HAM RI

Presiden Republik Indonesia

 

#JusticeForAndiSetiawan

#UsutTuntasKematianAndi

#MetroUtara

#PolresMetro

#PoldaLampung

#MabesPolri

#Komisi3DPRRI

#HotmanParis

#LampungBerduka

#TulangBawang

#Trimurjo

#Beritapiral

 

Penulis: Guntur

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *