Kesalahpahaman Antara Kades Tanjung Ibus Dengan Warganya Yang Di Duga Diusir, Berlanjut Damai Di Kediamannya 

Daerah567 Dilihat

 

Langkat (Sumut) // rakyat merdekari co . id

Sempat menjadi trending topik di media online tentang diduga pengusiran warganya dari kediaman kepala desanya, berawal dari Jurik warga dusun 3 desa Tanjung Ibus mendatangi kediaman kades, belum sempat menyampaikan tujuannya sudah lebih dulu di suruh pergi.

 

Pada Kamis malam 06 November 2025 sekitar pukul 20:00 wib Kepala desa tanjung ibus Khairi sahrii melalui kepala dusun 3 pak mahmudin mengundang warga tersebut kerumahnya guna untuk meluruskan permasalahan atau Miskomunikasi yang telah terjadi.

 

Dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh ketua bung Doni ketua DPD GMAS kabupaten Langkat dengan di dampingi bung Hasan sebagai wakilnya turut juga beberapa pengurus lainnya, dalam agenda tersebut juga hadir dari pihak pemerintahan desa selain kepala desa sebagai tuan rumah turut hadir juga kepala dusun 3.

 

Bung Doni mengungkapkan, Terjadinya perselisihan dikarenakan kurangnya komunikasi terjadi Miss comunikasi antara kepala desa dengan warganya, membuat kesenjangan hubungan antara bapak dan anak sampai menimbulkan persepsi yang berbeda dalam hubungan bermasyarakat. Berawal dari kerenggangan maka terjadi hal tersebut antara keduanya.

 

Dalam pertemuan malam tadi kedua belah pihak berdamai dan saling bersalam-salaman sembari meminta maaf atas apa yang terjadi selama ini” papar Bung Doni .

 

Dengan adanya pertemuan tersebut membuahkan kata mufakat damai dan diharapkan untuk kedepannya kepala desa dan warganya bisa lebih meningkatkan komunikasi dan silaturahmi yang baik serta bersenergi dengan menggandeng DPD LSM GMAS Langkat untuk merubah desa tanjung ibus khusus seluruh pemerintahan di kabupaten Langkat ini.

 

Karna tidak bisa merubah sesuatu jika tidak didukung dengan tanggung jawab dan kebersamaan serta bergotong royong, yang terpenting ada kesadaran diri untuk menjadi lebih baik lagi hari esok” tutup bung Doni.

 

Kepala desa tanjung ibus Khairi sahrii saat di konfirmasi mengungkapkan,” Pertemuan malam tadi berlangsung dengan situasi kekeluargaan dengan pembahasan tentang pemberitaan di media online beberapa lalu.

 

Sebagai manusia tidak luput dari kesilapan dan dosa, saya yang sudah dipercaya masyarakat disini menjabat sebagai kepala desa mungkin masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan serta belum bisa memenuhi harapan warga desa tanjung ibus seluruhnya” ungkap kades.

 

Kades juga melanjutkan, Harapan saya untuk kedepannya marilah kita bekerjasama dalam membangun desa kita ini dan jika nantinya ada kesilapan mari kita berdiskusi dan bicarakan dengan berdiskusi dengan duduk bersama antar pemerintah desa dengan lembaga yang ada. Jangan langsung di beritakan atau di naik kan kepermukaan.

 

Karna di situ ada pihak-pihak lain diantaranya, keluarga ataupun kawan-kawan yang mungkin tersinggung ataupun merasa kecewa. Bukan apa-apa mencari musuh itu mudah, mencari untuk menjalin tali persaudaraan itu susah. Kita di desa tanjung ibus ini sudah seperti saudara, tanjung ibus ibarat rumah untuk kita, apapun yang situasi baik itu situasi gembira, menangis, Senang, susah bukan orang luar desa yang cepat membantu, sudah pasti saudara-saudara kita yang dekat lebih dulu hadir.

 

Saya sebagai kepala desa tanjung ibus agar kita bergandengan tangan untuk menuju yang lebih baik lagi dalam segi apapun yang berjuang memajukan desa tercinta kita ini” tutup Khairi sahrii.

 

Hal yang sama disampaikan juga oleh warga dusun 3 yang bernama Jurik kepada rakyatmerdekari.co.id melalui WhatsApp pribadinya, Atas nama pribadi saya meminta maaf kepada kepala desa tanjung ibus bapak Khairi sahrii, prihal keterangan saya yang terbit di media online beberapa hari lalu.

 

Dengan adanya pertemuan yang berlangsung pada Kamis malam tadi saya dengan didampingi oleh Ketua DPD GMAS Langkat dan beberapa pengurus lainnya menghadiri undangan dari Pak kades hadir untuk meluruskan permasalahan miskomunikasi tersebut.

 

Dengan adanya pertemuan yang berlangsung pada Kamis malam tadi saya dengan didampingi oleh Ketua DPD GMAS Langkat dan beberapa pengurus lainnya menghadiri undangan dari Pak kades hadir untuk meluruskan permasalahan miskomunikasi tersebut.

Dalam hal ini saya berterima kasih kepada ketua dan pengurus Gmas serta kepala desa tanjung ibus dengan membuka pertemuan kekeluargaan untuk membahas kurangnya Miskomunikasi yang terjadi. Sebagai warga desa tanjung ibus ini semua elemen masyarakat dan pemerintahan tetap bersenergi untuk kemajuan desa ini, papar Jurik. (76)

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *