
Muaradua // rakyat merdekari co . id
Sejumlah warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan menyuarakan keprihatinan mendalam terkait dugaan penurunan signifikan dalam kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Muaradua Keluhan ini mencuat kuat seiring dengan masa kepemimpinan Direktur RSUD yang baru, Minggu 3 Mei 2026
Berdasarkan laporan dari berbagai pasien dan keluarga pasien yang diterima oleh team Media, setidaknya terdapat pelayanan yang sangat sangat buruk di RSUD Muaradua husus nya di Ruangan Saka Molek
Terdapat keluhan mengenai lambatnya respons perawat terhadap panggilan pasien, serta kurangnya komunikasi empatik dari sebagian tenaga medis terhadap kondisi pasien yang semestinya dapat pelayanan yang sangat baik namun pasien malah mendapat pelayanan yang sangat buruk sekali
keluhan istri pasien yang melaporkan ke petugas bahwa Air infus yang di pasang kepada suami saya sudah habis , dan perawatan menjawab Matikan, selang nya saja
” Tak selang beberapa lama kemudian anak saya yang melapor kembali ke perawat yang piket pada saat itu namun tetap perawat jawaban mati kan saja selang nya
Setelah menunggu cukup lama belum juga di ganti botol air infus nya maka saya sendiri yang nekat memaksakan diri untuk mintak segera diganti Botol infus yang telah habis namun setelah sampai di depan mejah perawat betapa terkejutnya melihat perawatan yang sedang asik mengobrol sembari maen henpon, ujar matnuh ke Media
“Kami menghargai upaya revitalisasi fisik yang sedang berjalan, namun hal itu tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan dasar sehari-hari. Pasien datang dalam keadaan sakit dan membutuhkan kepastian layanan, bukan ketidakpastian akibat manajemen yang kacau balau, ujar, Matnuh
Kami minta kepada dinas Kesehatan Kabupaten Oku Selatan untuk segera melakukan audit independen terhadap standar pelayanan minimal (SPM) di RSUD Muaradua.
Dan kami juga meminta ke pada bupati Oku Selatan sebagai pemilik otoritas tertinggi di daerah untuk meninjau ulang kinerja jajaran direksi RSUD jika terbukti lalai dalam memenuhi hak dasar pasien maka kami minta ke bupati segera ambil tindakan yang tegas terhadap perawatan yang tidak proporsional dalam bertugas
Kesehatan adalah hak asasi manusia. Penurunan kualitas pelayanan di rumah sakit daerah, yang merupakan tumpuan harapan masyarakat kecil, adalah isu serius yang memerlukan tindakan cepat dan tegas. Kami berharap adanya perbaikan pelayanan dari rumah sakit muaradua














