Penemuan Tulang Belulang Tengkorak Manusia Yang Belum Diketahui Identitasnya 

Breaking News139 Dilihat

 

Oku Selatan // rakyat merdekari co . id

Aparat Kepolisian dari Polres Oku Selatan tengah menyelidiki penemuan tulang belulang manusia yang belum diketahui identitasnya di kawasan perkebunan pisang di Dusun III, Desa Kotaway, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Oku Selatan, Kamis (16/10/2025) pagi.

Penemuan ini menjadi yang kedua di desa tersebut, setelah kasus serupa terjadi pada Juni lalu yang hingga kini belum terungkap identitas maupun penyebab kematian korban.

 

Menurut keterangan warga, kerangka itu pertama kali ditemukan oleh dua orang pekerja kebun, Anto (25) dan Agus (30), sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, keduanya tengah menebang pohon pisang milik Asnuni (40), pemilik kebun, ketika melihat tengkorak manusia di antara semak belukar.

 

“Setelah kami lihat ternyata itu tengkorak manusia, kami langsung hubungi pemilik kebun,” ujar Anto kepada aparat di lokasi kejadian.

 

Mendapat laporan dari warganya, Asnuni segera menghubungi Kepala Desa Kotaway, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Buay Pemaca.

 

Kapolsek Buay Pemaca bersama anggota, didampingi tim Inafis Polres Oku Selatan, segera menuju lokasi penemuan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

1. Ditemukan Tulang belulang tengkorak manusia yg tidak menyatu (terpisah antara tengkorak kepala, badan dan kaki) yang masih mengeluarkan aroma tidak sedap

 

2. Ditemukan 1(satu) pasang sandal jepit tali putih disekitar tulang tengkorak

 

3. Ditemukan tas pinggang melekat di tulang tengkorak bagian rusuk (badan)

 

4. Ditemukan baju yang digunakan yang masih melekat dibagian badan/tulang rusuk

Seluruh bagian kerangka dan barang-barang yang ditemukan telah dibawa ke RSUD Muaradua untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

 

Dari hasil otopsi telah di simpulkan bahwa misteri kerang manusia yang di temukan di desa kotaway tersebut kerangka manusia tersebut di perkirakan kurang lebih sekitar dua Minggu an diduga merupakan korban pembunuhan saat di temui di ruang kerja nya Kasat Reskrim Polres Oku Selatan, AKP Aston Sinaga, S.H., melalui IPDA Dr. Victor Fitrizal Auli, S.Psi., M.Si selaku pawas dalam team otopsi bahwa saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman sampai kami menemukan hasil yang palit dan kami juga masih menunggu ada nya laporan masyarakat yang kehilangan pihak keluarga nya

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *