Proyek Jalan Lingkungan Dengan Menelan Anggaran Rp. 197. 213.000 Diduga Asal Jadi Dan Tampa Pengawasan 

Hukum387 Dilihat

 

Langkat (Sumut) // rakyat merdekari co . id

Berdasarkan laporan dari beberapa masyarakat desa Suka Mulya bahwa ada pekerjaan jalan lingkungan yang berada di dusun Tanjung mulya dengan panjang 248 X 2 Meter sumber dana BPK Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 dengan Pagu anggaran Rp. 197. 213.000. Minggu (07/12/25).

 

Tidak membuang waktu, Tim DPD LSM GMAS Langkat langsung turun untuk memastikan lokasi yang di komandoi oleh Bung Donny dengan didampingi Sekertaris nya Bung Hasan lubis serta beberapa petinggi GMAS Langkat, menjelaskan,” Dari hasil penelusuran hari ini serta sudah melihat Pekerjaan dan menemukan papan informasi Proyek dituliskan dusun suka mulia dengan panjang 248 X 2 Meter sumber dana BPK Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 dengan Pagu anggaran Rp. 197. 213.000 yang dikerjakan oleh PT. Naga Hitam.

 

Sangat di sayangkan jika hasil pekerjaan jalan yang belum ada Satu tahun sudah Porak Poranda seperti terkena Gempa bumi berserak, Paving Block sudah tidak tersusun rapi jika seperti itu bisa kita duga kuat dikerjakan dengan asal Jadi dan kurangnya kepadatan pada pondasi dasar ” ungkap Bung Donny.

 

Bung Hasan menambah, Apakah dinas Perumahan dan Pemukiman ( PerKim) Kabupaten yang mewakili Dinas provinsi tidak ikut dalam pengawasan pekerjaan tersebut, sampai-sampai seperti ini hasilnya, atau jangan-jangan ada dugaan Dinas kabupaten Langkat dalam hal ini Dinas PerKim dan pihak pelaksana proyek ada kongkalikong.

 

Jika dalam pekerjaan ini diawasi dengan baik dan benar tidak akan mungkin bangunan sudah Porak poranda, bergelombang seperti sekarang. Kepada Pihak pemerintah khususnya Dinas PerKim agar meninjau ulang pekerjaan jalan Lingkungan yang berada di desa Sukamulia dusun Tanjung Mulia” tutup Sekertaris DPD LSM GMAS Langkat Bung Hasan kepada wartawan Rakyatmerdekari.co.id saat berada di lokasi.

Selanjutnya Wartawan RMri.co.id mencoba konfirmasi ke warga disekitar, menerangkan kekecewaan mereka dengan hasil produksi jalan lingkungan tersebut, karna belum ada satu satu jalan sudah rusak dan yang lebih parahnya bergelombang seperti air laut pasang, hal ini malah mempersulit kami saat melintas.

 

Jadi kami memohon kepada pihak-pihak yang terkait dengan proyek jalan ini, agar diperbaiki kembali, serta pesan untuk pemerintah agar untuk kedepannya diawasi benar-benar proyek karna uangnya bersumber dari kami membayar pajak” ungkap warga tersebut. (Tim/red).

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *