Realisasi DD Desa Tanah Pilih Diduga Jadi Ladang KKN Oknum Kepala Desa Realisasi DD Desa Tanah Pilih Patut Di Udit Secara Detail Terutama Dana Bumdes

Hukum56 Dilihat

 

Oku Selatan // rakyat merdekari co . id

 

Awak media turun ke lapangan guna menggali informasi yang lebih detail mengenai realisasi dana BUMDES tahun 2025 di dusun 3 tiga batu empat desa tanah pilih,kecamatan Sungai Are,Kabupaten Oku Selatan. Kepala Dusun 3 (tiga) yang bernama bapak Supriadi saat di tanya mengenai bumdes bapak kadus ini mengatakan,”saya kurang tau pak,karena dana bumdes pak kades yang mengelolanya,bahkan dana bumdes beliau yang membelanjakan,” jelasnya

 

Diduga kelompok BUMDES desa tanah pilih tidak berjalan sesuai dengan apa yang di anjurkan pemerintah, ada nya kelompok yang di bentuk hanya formalitas semata,diduga untuk melancarkan aksi tersendiri bagi kepala desa.

 

Untuk apa kelompok BUMDES di bentuk kalau kinerjanya masih di kuasai kepala desa, ketua bumdes dan anggotanya tidak di fungsikan, hanya di buat alat pelengkap bagi kepala desa.Dan diduga dana bumdes hanya tahap satu di tahun 2025 yang di belanja kan kepala desa,sedangkan di tahap 2 kedua 2025 dana bumdes tidak terealisasi atau diduga di selewengkan ( fiktif).

 

Tidak berhenti di situ saja awak media juga menelusuri bangunan jalan setapak atau bangunan jalan cor beton yang di kerjakan di desa tanah pilih, mulai bangunan cor beton dari tahun 2021 sampai sekarang banyak yang menyalahi aturan karena diduga jalan cor beton yang di bangun kepala desa banyak yang di bangun di atas desa lain,seperti jalan cor beton yang mengarah ke desa pecah pinggan,kecamatan sungai are,kabupaten oku selatan,ada beberapa bangunan cor beton kepala desa tanah pilih yang berada di atas desa pecah pinggan, bukan hanya pengakuan kepala dusun saja,saat awak media mengecek di lapangan ternyata benar adanya. sesuai apa yang di katakan bapak kadus 3 (tiga) bapak Supriadi.

 

Begitu juga janan cor beton menuju desa Guntung Jaya, sama hal nya dengan pembangunan jalan cor beton menuju desa pecah pinggan, hal seperti ini memangnya di perbolehkan oleh pihak kecamatan,PMD,dan oleh pemerintah kabupaten,tolong kepada dinas yang membidangi kami selaku kontrol sosial meminta kepada dinas kerja lah yang kompeten agar kabupaten kita ini lebih baik lagi.

 

Dan pada saat kepala desa di temui untuk mengkonfirmasi terkait hal ini, beliau menghindar dengan berbagai alasan,hingga berita ini di terbitkan kepala desa tidak bisa di mintai keterangan.

 

Menyimak dari keterangan salah satu masyarakat yang enggan di sebutkan nama nya mengatakan,”kami selaku masyarakat desa hanya bisa diam,tidak berani komplen terkait apa yang di kerjakan kepala desa, karena khususnya warga desa tanah pilih takut ada apa apa nya kalau membuka aib kepala desa mengenai pengelolaan dana desa,yang kami pengen kejelasan dana bumdes tahun 2025 kemarin di kemanak kok hanya ada kambing beberapa ekor saja'” jelasnya

Hewan kambing yang di serahkan kepala desa di tahun 2025 kepada kepala dusun (kadus) desa tanah pilih masing masing bervariasi jumlah nya,ada pun seluruh dusun di desa tanah pilih ada 5 dusun, setiap kepala dusun mendapatkan kambing bermacam macam jumlah nya. ada yang dapat 8 ekor, ada yang dapat 9 ekor dan ada yang mendapat 10 ekor, di lihat dari cara pembagian ini diduga dana bumdes tahun 2025 di selewengkan kepala desa.

 

 

kepada aparat penegak hukum (APH) agar dapat menindak lanjuti temuan tim ini,jika dalam penyelidikan di temukan indikasi KKN kami minta untuk di proses secara hukum agar dapat menjadi contoh bagi yang lain.

 

Rilis.Ali Umar

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *