Inspektorat. Polres Dan Jaksa Di Minta Periksa Kepala Kampung Mesir Dwi Jaya Dan Pemilik Pupuk Subsidi Hi. Wandra Duga Menimbun Pupuk Subsidi Di Kantor Kepala Kampung. 

Hukum105 Dilihat

 

rakyatmerdekari.co.id TULANG BAWANG — LAMPUNG Kantor kepala kampung Mesir Dwi Jaya yang dijadikan gudang pupuk bersubsidi merupakan pelanggaran serius, mengingat pupuk subsidi adalah barang dalam pengawasan yang pendistribusiannya harus mengikuti aturan ketat. Sanksi yang dapat diberikan tidak hanya tertuju pada pengelola gudang, tetapi juga potensi administratif bagi aparat desa yang mengizinkannya. Seperti salah satu kampung Mesir DW Jaya Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung

 

Awak media mencoba mengkonfirmasi dengan kepala kampung Bariji melalui sambungan whatsapp Jum’at 06-03-2026 Pukul 18.20 WIB. Dengan jawaban yang tidak masuk akan dan terkesan jawaban yang membodohi publik, Masalah tersebut saya tidak paham dan silahkan tanya langsung dengan pemilik pupuk Hi. Wandra. Ucapa kepala kampung.

 

Saat kami di lokasi kampung Mesir Dwi Jaya dangan hari yang sama waktu yang berbeda kami mencari informasi dengan beberapa warga yang tinggil di kampung tersebut yang meminta untuk tidak menyebut nama nya sebut saja Cakculai 34 Tahun. Memafarkan dengan kami awak media di salah satu rumah warga.

 

Masih dalam keterangan Cakculai,” Bank dari dulu pemilik pupuk subsidi itu tidak pernah ada kios di kampung ini dan pupuk tersebut di letak dalam ruang aula tempat pertemuan atau rapat para warga, waktu tanam dan pupuk selalu di dalam ruang aula yang jarak ± 200 Meter dari kantor kepala kampung, saat ini di pindah samping kantor kepala kampung berbatasan tembok dengan kantor kepala kampung. Papar Cakculai

 

Tahun 2025 sebelum pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi kami  petani menebus pupuk untuk Urea dan Ponsk  satu karung/kandi 50 Kg kedua jenis pupuk tersebut Rp 350.000 bahkan lebih, bagai mana harga nya busa kelebihan Harga Ecer Tertinggi (HET) yang info selama ini ada jatah pribadi juga untuk kepala kampung dan inkam kampung.

 

Lanjut Cakculai,” Tahun 2026 ini saja kami petani menebus pupuk subsidi Urea dan Pinsk Rp 270.000, dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ambil pupuk samping kantor kepala kampung. Juru Tulis Jamjam (Carik) kepala kampung itu rakab dua (2) jabatan di kampung Mesir Dwi Jaya ini  dengan ketua Brigade Pangan (BP) Tutup Cakculai.

 

Tindakan administratif Kepala Desa/Kepala Kampung  Mesir Dwi Jaya dapat diperiksa oleh Inspektorat kabupaten tulang bawang atau pihak berwenang kepolisian dan jaksa jika pelanggaran tata kelola aset desa serta Dasar Aturan Pelanggaran Permendagri No. 04 Tahun 2023 (dan perubahannya) tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi telah menegaskan pupuk harus disalurkan dari distributor/kios resmi, bukan pihak ketiga yang tidak berhak.

Perpres No. 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Jika kios pengecer resmi yang menggunakan kantor kampung sebagai gudang, sanksinya meliputi, Pencabutan Izin pengecer pupuk bersubsidi dapat dicabut.

 

Pemutusan Hubungan Jual Beli (SPJB)

PT Pupuk Indonesia dapat memutuskan kontrak dengan distributor/kios nakal dan Konsekuensi Hukum/Administratif bagi Aparat Desa/kampung yang Mengizinkan kantor desa menjadi gudang pupuk tanpa izin resmi dapat dikategorikan sebagai Penyalahgunaan wewenang atas fasilitas umum yang menggunakan anggaran negara.

 

Hi. Wandra ini terkenal banyak memiliki kedekatan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan mudah mengatur cara kotor menjual pupuk subsidi dengan petani dan masyarakat miskin.

 

Salah satu cara curang dan kotor selama menggelut usah pupuk subsidi Hi. Wandra mudah mengatur dan menunduk Pupuk Indonesia (PI) dengan terbukti berkali kali kesalahan yang di lakukanya tidak ada sangsi atau teguran yang di berikan bahkan di setiap pelosok kampung yang ada di kabupaten tulang bawang Hi. Wandra memiliki kios pupuk bahkan ada yang di timbun di rumah beberapa warga yang ada di kecamatan gedung aji.

 

Tidak sedikit ancaman Hi. Wandra dengan masyarakat yang bukan pribumi dan terkesan megintimidasi warga yang merasa cara penjual tidak sesuai aturan yang sudah di buat oleh Pupuk Indonesia (PI)

 

Tidak sedikit rekan media yang membela cara curang dan kotor Hi. Wabdra menjual pupuk subsidi dengan masyarakat jika terjadi kisru sesama awak media kami di adudomba untuk Megintimidasi awak media untuk tidak menerbitkan pemberitaan terkait masalah pupuk Hi. Wandra.

 

Salah satu gudang di duga tempat penimbunan pupuk subsidi alamat jalan raya gunung sakti tepat nya di gang diduk rumah yang baru Hi. Wandra bayar untuk di jadikan tempat penimbunan pupuk subsidi. Pupuk tersebut sebagian di jual di luar provinsi lampung yang akan di bawa ke jambi saat melintas di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terkena rajia di provinsi sumatra selatan palembang. Saat ini dalam proses penahan oleh pihak polda sumatera selatan.

 

Harapan masyarakat kabupaten tulang bawang agar di lakukan penggeledahan oleh polda lampung dan pupuk Indonesia untuk di gali lagi lebih dalam. Selama ini sering terjadi jelangkaan pupuk sumsudi di kabupaten tulang bawang.

 

Sampai berita ini di terbitkan tidak ada satu penjelasan dari pemilik gudang dan kepala kampung. Dan kami selalu terbuka untuk memberikan hak jawaban atas oemberitaan kami jika di anggab tidak sesuai fakta.

 

(Rmri : Cop)

 

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *