Kapolri. Kapolda Lampung Kapolres Tulang Bawang Di Minta Tindak Tegas Di Duga Penimbunan BBM Jenis Solar Di Kampung Agung Dalam. Pemilik Galuh Kebal Hukum.

Hukum140 Dilihat

 

rakyatmerdekari.co.id TULANG BAWANG — LAMPUNG Dalam beberapa pekan ini kapolda lampung gencar dalam memberantas mafia solar bersubsidi di wilayah lampung dan sekitarnya, dalam jaringan solar subsdi kapolda lampung telah mengungkap penimbunan yang terbesar di wilayah lampung, debgan menutupi segal cara celah bagi mafia kotor dan serakah yang selama ini merampas hak masyarakat miskin yang di subsidikan oleh pemerintah pusat tidak sedikit subsidi yang di berikan kepada masyarakat di wilayah pelosok negeri Indonesia ini, dalam hal tersebut tidak berlaku bagi pemain yang satu ini di Jalan lintas timur kampung agung dalam kecamatan banjar margo kabupaten tulang bawang provinsi lampung.

Pangkalan penimbunan BBM jenis solar subsidi yang meresahkan warga selama ini tidak pernah Terngungkab ke publik dan lokasi tersebut terkesan tidak ada kegiatan dan aktifkan penimbunan BBM jenis solar subsidi, lokasi tersebut selama melakukan kegiatan kotor dan curang memang tidak ter endus oleh aparat penegak hukum dari kasat mata telanjang seperti bengkel pribadi dan ada alat berat serta tertutup oleh bangunan bekas rumah makan Lestari.

Kamis 07/05/2026 Atas laporan beberapa warga dan sopir teruk yang akan memperbaiki kendaraan col desel melihat ada kegiatan sedang menuangkan BBM ke dalam jerijen dengan ukuran 30/35 liter dan ada ratusan jerijen dan beberapa derum kaleng yang berjejeran sudah terisi dengan solar yang di duga solar subsidi.

Serta ada empat unit col desel Mitsubishi canter bak warna merah putih yang bertuliskan (MSJA) serta ada dua unit alat berat dua (2) Xksapator di lokasi tersebut, kendaraan tersebut yang sering ikut anteri pembelian BBM subsidi di SPBU unit 1 yang tidak jauh dari lokasi di duga tempat Penimbunan BBM jenis solar subsidi.

Saat di lokasi tersebut kami awak media mencoba untuk mengkonfirmasi dengan pemilik tempat ratusan jerijen yang sudah terisi solar subsidi menayakan dengan salah sati wanita untuk menanyakan pemilik ratusan jerijen tersebut adalah Galuh dan kami meminta no henpond (Hp) wanita tersebut tidak memiliki nomor Galuh, kami menitipkan nomor agar Galuh bisa menjelaskan dengan kami awak media.

Kamis 07/05/2026 Pukul 20:30 WIB Galuh menghubungi kami dengan berkat apa ada masalah solar saya itu dan itu untuk saya pakai sendiri kok jadi masalah, Ucap Galuh sembari menutupi pembicaraan kami saat kami coba menjawab dengan messenger Galuh tidak menjawab dan kami kirim video ratusan jerijen tidak ada jawaban dan respon dari pemilik solar Galuh.

Sering kita lihat saat sedang melakukan pengisian solar subsidi di SPBU tersebut tidak sedikit kendaraan Col Desel bak kayu yang berwarna merah puti ikut ikut anteri di lokasi SPBU tersebut.

Kami mencari informasi lebih lanjut dengan mantan sopir merah putih menjelaskan dengan kami awak media,” Bank dulu saya sempat sopir mobil milik Galuh mobil tersebut ada konterak kerja dengan PT kebon sawit. Di luar jam operasi kami ikut anteri isi BBM yang hanya memakai kertas selembar saja untuk pengisian BBM jenis solar subsidi, mirip dengan memo pengisian hanya tertulis nama sopir dan pelat nomor polisi serta sejumlah pengisian solar. Ungkap mantan sopir yang minta nama di sembunyikan sebut saja Cakculai 43 Tahun.

Dugaan warga solar tersebut untuk di jual lagi dengan pemilik perusahaan PT sawit tempat kendaraan tersebut bekerja di wilayah Kabupaten mesuji. Kalau pun dugaan tersebut benar tidak seharusnya perusahaan tersebut menggunakan BBM solar subsidi yang seharus memakai solar industry,

Harapan masyarakat pihak polres dan polda lampung agar dapat menggali lagi lebih dalam dan memanggil pihak pemilik dari solar yang di duga di timbun untuk di jual di luar kabupaten tulang bawang. Hal seperti ini sudah meresahkan masyarakat dan pengguna solah subsidi sering kelangkaan saat akan membeli solar di SPBU tersebut. (Rmri : Cop)

banner 970x250 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *